Jambi, 22 Mei 2026 – Himpunan Mahasiswa Fisika (HIMAFI) Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi kembali menyelenggarakan kegiatan pembinaan keislaman melalui program HIMAFI Mengaji. Kegiatan yang mengusung tema “Mengenal Sistem Pergaulan Dalam Islam” ini dilaksanakan pada Jumat (22/5/2026) di Masjid Ash-Shahabah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi dan diikuti oleh mahasiswa Program Studi Fisika. Kegiatan HIMAFI Mengaji merupakan salah satu program rutin organisasi mahasiswa yang bertujuan memperkuat pemahaman keislaman sekaligus membentuk karakter mahasiswa yang berakhlak mulia. Melalui tema yang diangkat, peserta diajak untuk memahami konsep pergaulan yang sesuai dengan tuntunan Islam di tengah perkembangan zaman dan tantangan kehidupan kampus yang semakin kompleks.
Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme. Pada kesempatan tersebut, materi disampaikan oleh Ustadz Irfan, S.Ag., M.Pd., yang juga merupakan Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Arab UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa Islam telah mengatur sistem pergaulan manusia secara komprehensif untuk menjaga kehormatan, martabat, dan ketenteraman kehidupan bermasyarakat. Menurut Ustadz Irfan, pergaulan dalam Islam tidak hanya mengatur hubungan antara laki-laki dan perempuan, tetapi juga mencakup etika berinteraksi dengan keluarga, teman, dosen, serta masyarakat secara umum. Prinsip utama yang harus dijunjung adalah adab, rasa saling menghormati, menjaga batasan yang telah ditetapkan syariat, dan menghindari perilaku yang dapat menjerumuskan kepada perbuatan yang dilarang.
“Islam mengajarkan bahwa pergaulan harus dibangun atas dasar akhlak yang baik, saling menghormati, dan menjaga kehormatan diri. Mahasiswa sebagai generasi intelektual perlu memahami bahwa kebebasan dalam bergaul tetap harus berada dalam koridor nilai-nilai Islam,” jelas beliau. Lebih lanjut, beliau mengingatkan pentingnya memilih lingkungan pertemanan yang positif karena lingkungan memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan karakter dan perilaku seseorang. Mahasiswa juga didorong untuk aktif dalam kegiatan-kegiatan yang memberikan manfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan, spiritualitas, dan kepedulian sosial. Selain penyampaian materi, kegiatan HIMAFI Mengaji juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi mengenai berbagai persoalan yang sering dihadapi mahasiswa dalam kehidupan sehari-hari, termasuk etika penggunaan media sosial, pergaulan di lingkungan kampus, serta cara menjaga nilai-nilai keislaman di tengah perkembangan teknologi dan budaya modern.

Ketua HIMAFI menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam mendukung pembinaan karakter mahasiswa. Menurutnya, keberhasilan mahasiswa tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari kualitas akhlak dan kemampuannya dalam menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. “Melalui kegiatan HIMAFI Mengaji, kami berharap mahasiswa Fisika tidak hanya berkembang dalam bidang keilmuan, tetapi juga memiliki pemahaman agama yang kuat sehingga mampu menjadi pribadi yang berintegritas, berakhlak mulia, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Asshahabah tersebut ditutup dengan doa bersama. Para peserta berharap program HIMAFI Mengaji dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wadah pembelajaran, refleksi, dan penguatan nilai-nilai keislaman di kalangan mahasiswa Program Studi Fisika FST UIN STS Jambi. Melalui tema “Mengenal Sistem Pergaulan Dalam Islam”, HIMAFI FST UIN STS Jambi kembali menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi mahasiswa yang tidak hanya unggul dalam bidang sains dan teknologi, tetapi juga memiliki karakter Islami yang kuat sebagai bekal menghadapi tantangan kehidupan di masa depan.