Bengkulu – Program Studi Fisika Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi melaksanakan kegiatan benchmarking ke Program Studi Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Bengkulu pada 5 Agustus 2026. Kegiatan ini difokuskan pada evaluasi kurikulum serta peninjauan sarana dan prasarana laboratorium untuk mendukung perkuliahan dan kegiatan riset.
Delegasi Prodi Fisika FST UIN STS Jambi terdiri atas Ketua Program Studi Fisika Eva Gusmira, S.Si., M.Si., Sekretaris Program Studi Fisika Nissa Sukmawati, S.Si., M.Si., serta dua orang dosen Fisika. Kunjungan tersebut disambut oleh pimpinan, dosen, dan pengelola laboratorium di lingkungan Program Studi Fisika FMIPA Universitas Bengkulu.

Agenda kunjungan pertama diawali dengan pemaparan profil dan arah pengembangan masing-masing program studi. Pembahasan kemudian dilanjutkan dengan evaluasi kurikulum, khususnya mengenai penerapan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE), pelaksanaan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), perumusan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), struktur mata kuliah, serta sistem penilaian pembelajaran.
Melalui forum diskusi tersebut, kedua program studi saling berbagi pengalaman mengenai proses penyusunan dan evaluasi kurikulum. Pembahasan juga mencakup keterkaitan antara profil lulusan, CPL, bahan kajian, mata kuliah, dan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK). Hasil diskusi diharapkan menjadi bahan pertimbangan bagi Prodi Fisika FST UIN STS Jambi dalam menyempurnakan kurikulum agar tetap relevan dengan perkembangan keilmuan, kebutuhan pemangku kepentingan, dan tuntutan dunia kerja.
Dalam rangkaian kegiatan yang sama, dilaksanakan pula penandatanganan Implementation of Agreement (IA) antara Program Studi Fisika FST UIN STS Jambi dan Program Studi Fisika FMIPA Universitas Bengkulu. Dokumen tersebut menjadi dasar operasional untuk mengembangkan kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, penguatan laboratorium, serta peningkatan kapasitas dosen dan mahasiswa.
Delegasi juga melakukan kunjungan ke sejumlah laboratorium yang digunakan untuk menunjang perkuliahan, praktikum, dan penelitian. Peninjauan meliputi tata ruang laboratorium, ketersediaan dan pemanfaatan peralatan, sistem inventarisasi, pemeliharaan instrumen, pengaturan jadwal penggunaan, serta penerapan keselamatan dan kesehatan kerja di laboratorium.
Kunjungan lapangan tersebut memberikan gambaran mengenai hubungan antara kebutuhan kurikulum dan ketersediaan fasilitas pendukung. Laboratorium tidak hanya berperan sebagai tempat pelaksanaan praktikum, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun keterampilan pengukuran, pengolahan data, penggunaan instrumen, analisis ilmiah, dan pengalaman penelitian mahasiswa.


Selain meninjau fasilitas, kedua program studi mendiskusikan peluang pengembangan riset bersama berdasarkan bidang kepakaran dosen dan ketersediaan instrumen. Bentuk kerja sama yang dapat dikembangkan antara lain seminar dan kuliah tamu, penyusunan proposal penelitian, pendampingan mahasiswa, pemanfaatan fasilitas laboratorium, serta publikasi ilmiah bersama.
Melalui kegiatan benchmarking ini, Prodi Fisika FST UIN STS Jambi memperoleh sejumlah masukan untuk penguatan kurikulum, pengembangan fasilitas laboratorium, dan penyusunan program kerja sama yang lebih terarah. Hasil kunjungan selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui pemetaan rekomendasi kurikulum, inventarisasi kebutuhan laboratorium, serta penyusunan agenda kegiatan bersama sebagai implementasi dari IA yang telah ditandatangani.


Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan mutu penyelenggaraan pendidikan dan penelitian sekaligus memperkuat jejaring akademik antara Program Studi Fisika FST UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi dan Program Studi Fisika FMIPA Universitas Bengkulu.