Bengkulu – Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Bengkulu memperkuat hubungan kelembagaan melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) tentang Kerja Sama Implementasi Tridharma Perguruan Tinggi. Penandatanganan dilaksanakan pada 4 Agustus 2026 di FMIPA Universitas Bengkulu.


MoA tersebut menjadi payung kerja sama bagi kedua fakultas dalam melaksanakan kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ruang kerja sama diarahkan pada pengembangan kegiatan akademik, peningkatan kapasitas dosen dan mahasiswa, penelitian kolaboratif, publikasi ilmiah, pemanfaatan sumber daya, serta pelaksanaan program pengabdian yang sesuai dengan kompetensi kedua institusi.
Bersamaan dengan penandatanganan MoA, Program Studi Fisika FST UIN STS Jambi dan Program Studi Fisika FMIPA Universitas Bengkulu juga menandatangani Implementation of Agreement (IA) tentang pelaksanaan “Kemitraan Akademik: Reorientasi Kurikulum dan Perancangan Laboratorium Fisika Berkelanjutan”. IA tersebut merupakan bentuk operasional dari kerja sama tingkat fakultas. Jika MoA menjadi landasan umum pelaksanaan tridharma, IA memuat fokus kegiatan yang lebih spesifik pada penguatan mutu akademik di tingkat program studi. Dengan demikian, kerja sama yang dibangun memiliki arah pelaksanaan, keluaran, dan tindak lanjut yang dapat dipantau secara bersama.
Reorientasi kurikulum menjadi salah satu agenda utama dalam kemitraan ini. Kedua program studi berkomitmen untuk saling berbagi pengalaman mengenai penerapan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE), pelaksanaan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), perumusan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), pemetaan CPL dan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), struktur mata kuliah, serta sistem evaluasi pembelajaran. Melalui proses tersebut, kurikulum diharapkan tetap memiliki dasar keilmuan fisika yang kuat sekaligus responsif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, kebutuhan masyarakat, dan dunia kerja. Reorientasi kurikulum tidak hanya berkaitan dengan perubahan susunan mata kuliah, tetapi juga mencakup penyelarasan profil lulusan, bahan kajian, strategi pembelajaran, praktikum, penelitian mahasiswa, dan metode asesmen.


Fokus berikutnya adalah perancangan laboratorium fisika berkelanjutan. Konsep ini mencakup pengembangan laboratorium yang relevan dengan kebutuhan kurikulum dan penelitian, memiliki sistem pengelolaan yang baik, memperhatikan keselamatan kerja, serta didukung oleh pemeliharaan dan pemanfaatan peralatan secara efektif. Laboratorium juga diharapkan mampu melayani kegiatan praktikum, penelitian dosen dan mahasiswa, serta pengembangan inovasi secara berkelanjutan.
Penandatanganan MoA dan IA menjadi bagian dari rangkaian kegiatan benchmarking Program Studi Fisika FST UIN STS Jambi ke Program Studi Fisika FMIPA Universitas Bengkulu. Kegiatan tersebut turut diisi dengan evaluasi kurikulum, diskusi mengenai penjaminan mutu akademik, peninjauan sarana dan prasarana laboratorium, serta pembahasan peluang riset dan publikasi bersama. Dalam kunjungan tersebut, delegasi Program Studi Fisika FST UIN STS Jambi terdiri atas ketua program studi, sekretaris program studi, dan dua orang dosen Fisika. Kegiatan juga melibatkan unsur pimpinan, dosen, dan pengelola laboratorium di lingkungan Program Studi Fisika FMIPA Universitas Bengkulu.
Sebagai tindak lanjut, kedua program studi akan menyusun agenda kerja yang lebih terukur, antara lain telaah dan pembandingan kurikulum, pemutakhiran data kebutuhan laboratorium, seminar atau kuliah tamu, pengembangan tema penelitian bersama, serta evaluasi pelaksanaan IA secara berkala. Setiap kegiatan diharapkan memiliki target keluaran, jadwal, dan penanggung jawab yang jelas. Penandatanganan MoA dan IA ini menjadi langkah penting dalam memperkuat jejaring akademik antara FST UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi dan FMIPA Universitas Bengkulu. Kerja sama tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan, pengembangan penelitian, pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat, serta penguatan kapasitas dosen dan mahasiswa di kedua institusi.
Penulis: Humas Prodi Fisika